Regenerasi PR Kauman, Azka Nawali dan Nayla Taqiyya Terpilih Pimpin Periode 2026–2028
Rapat anggota yang menjadi forum permusyawaratan tertinggi di tingkat ranting ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota, serta perwakilan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kota. Kegiatan diawali dengan pembukaan sederhana, kemudian dilanjutkan dengan sidang tata tertib yang dipimpin oleh departemen organisasi PAC Kota guna memastikan jalannya persidangan berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Memasuki agenda utama, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban periode 2024–2026 M/1445–1447 H. Dalam laporan tersebut dipaparkan perjalanan organisasi selama dua tahun, meliputi dinamika, capaian, serta berbagai tantangan yang dihadapi. Ucapan terima kasih, doa, serta pesan penyemangat untuk kepengurusan berikutnya turut disampaikan dalam forum tersebut.
Menjelang waktu Magrib, kegiatan dihentikan sementara untuk buka puasa bersama. Hidangan sederhana berupa sayur bening, lele, dan es teh menjadi pelepas dahaga setelah seharian berpuasa.
Usai salat Magrib, sidang dilanjutkan dengan agenda pemilihan ketua. Proses pemilihan berlangsung dinamis dengan memanfaatkan dua lokasi, yakni Perpustakaan Desa Kauman dan Balai Desa, sebagai tempat pemilihan masing-masing calon ketua IPNU dan IPPNU.
“Menjadikan organisasi IPPNU sebagai wadah untuk berkembang dan tetap solid dalam kebersamaan. Semoga kepengurusan IPPNU amanah, kompak, dan penuh tanggung jawab,” Ujarnya.
Sementara itu, pihak demisioner menyampaikan harapan kepada kepengurusan yang terpilih agar mampu menjadi wadah inklusif bagi seluruh pelajar serta menghadirkan kemajuan nyata, sekaligus menguatkan trilogi IPNU IPPNU, yakni belajar, berjuang, dan bertakwa dalam perbuatan, pikiran, dan hati para kader.
Selain itu, program-program inovatif dan kreatif dinilai perlu disemarakkan untuk menjawab tantangan serta kompleksitas kebutuhan pelajar di era saat ini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IPNU IPPNU Kauman diharapkan terus berkembang sebagai organisasi pelajar yang adaptif, progresif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ke-NU-an.
Penulis: Muhammad Faza 'Imada

