Wonderfulkota.com – Badan Otonom (Banom) Muda Nahdlatul Ulama (NU), yang terdiri atas Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kota, sukses menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertajuk “Sanjung Baginda Nabi” di Masjid Jami’ Kaujon, Langgardalem, Kota Kudus, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Al Habib Muhammad bin Farid Al Muthohar dari Semarang dan Al Habib Ali Zainal Abidin bin Muhammad Al Kaff dari Kudus, serta dimeriahkan Rebana Ahbaabul Musthofa Kudus.

Mengangkat tema “Menyambung Jejak Nabi, Menguatkan Arah Sinergi”, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarpemuda NU sekaligus menumbuhkan semangat meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.

M. Tarjono, S.H., M.H., Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Kota, mengajak warga NU untuk menjaga persatuan dalam menyikapi dinamika Muktamar NU. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para dermawan dan donatur yang telah mendukung kegiatan serta mengapresiasi kekompakan GP Ansor, Fatayat, IPNU, dan IPPNU dalam mengembangkan syiar Islam.

“Setelah pelaksanaan Muktamar NU, kami mengimbau warga NU di Kecamatan Kota agar tidak mudah terpengaruh hal-hal yang dapat memecah persatuan. Mari jaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah serta kembangkan hal-hal positif untuk kemajuan NU. Pemuda NU harus mampu menyaring informasi agar tetap sejuk dan kompak. Kami bangga dengan kekompakan seluruh banom dalam mengembangkan syiar Islam. Pertahankan kekompakan dan jagalah akhlaqul karimah dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Ia berharap kekompakan seluruh banom NU di Kecamatan Kota terus dipertahankan. Menurutnya, pemuda merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi dan menjaga persatuan organisasi.

Sementara itu, Camat Kota Kudus, Abu Bakar, S.H., berpesan kepada para pemuda NU di Kecamatan Kota untuk senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Ia juga mempersilakan pemuda NU mengadakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan kebersihan lingkungan.


Penulis : Thalita Ulima